Beberapa Hobi Pendukung Kuliah di Arsitektur

Kuliah di jurusan arsitektur tidak melulu setiap hari berkutat dengan buku, kertas, pensil, dan penggaris. Seorang mahasiswa arsitektur juga bisa melakukan beberapa hobi yang mendukung kuliahnya. Hobi itu bisa untuk sarana refreshing, juga bisa untuk menyokong perkuliahan karena bisa menambah wawasan dan juga pengalaman. Contohnya ada beberapa, yaitu:

1. Fotografi

Kamu suka mengambil gambar dengan kamera dan mencari momen yang bagus untuk dijepret? Fotografi adalah hobi yang sangat baik jika nanti kamu kuliah di jurusan  arsitektur, karena bisa menaikkan sense of art. Kamu terbiasa untuk mencari objek yang bagus untuk difoto dan bereksperimen dengan teknik-teknik fotografi, jadi bisa menambah daya imajinasi.

Untuk mengawali hobi ini, coba bawa kameramu ke kota lalu potret bangunan-bangunan yang bentuknya unik. Lokasinya bisa di kota tua atau bisa di pusat kota. Setelah memotretnya, kamu bisa melihat hasilnya dan mengamati, mengapa desain bangunan itu terlihat unik dan disenangi banyak orang? Ternyata desain bangunan itu tidak sekadar indah tapi juga sesuai dengan tata ruang kota.

2. Animasi

Menjalani hobi membuat animasi juga bagus untuk mendukungmu sebagai calon arsitek. Walau mungkin hanya bisa membuat dengan versi yang sederhana, tidak apa-apa. Tidak masalah juga membuat animasi dengan gaya Jepang atau yang lain. Lantas apa hubungan antara animasi dengan arsitek?

Kesamaannya adalah mereka sama-sama memakai seni sebagai inti. Ketika kuliah arsitek, kamu diajari untuk melihat sebuah desain bangunan dan mempelajarinya dari sisi art. Hobi animasi membuatmu mengasah kepekaan seni dan mengamati apakah sebuah desain itu baik atau tidak. Jadi teruskan saja jika kamu menyukainya.

3. Menggambar Sketsa

Seorang mahasiswa arsitektur diberi tugas untuk merancang desain bangunan, jadi hobi membuat sketsa akan sangat mendukung perkuliahan. Semakin sering kamu menggoreskan pena, maka tanganmu akan lebih luwes dalam membuat desain suatu rumah atau bangunan lain. Hobi membuat sketsa juga akan membuatmu telaten dalam menggambar.

Ketika terlatih dalam membuat sketsa, maka kamu juga akan lebih konsentrasi dalam membuat desain bangunan. Feel saat menggambarnya juga bisa lebih merasuk ke dalam hati. Karena tugas seorang arsitek tidak hanya membuat desain, tapi meniupkan ruh keindahan di dalamnya.

4. Traveling

Mengapa hobi traveling bisa mendukung kuliah arsitektur? Sepintas memang terlihat tidak nyambung, namun ternyata hobimu berjalan-jalan bisa meluaskan wawasan. Kamu terbiasa melihat bentuk bangunan di kota lain dan mengamati bagaimana detail di bagian dalamnya. Jadi kamu lebih memiliki pengetahuan yang luas tentang bermacam-macam desain rumah dan gedung.

Saat traveling, kamu juga jadi paham. Ternyata arsitek bangunan tersebut tidak hanya membuat sebuah gedung yang indah, tapi juga membuat penghuninya merasa nyaman. Misalnya memiliki ventilasi yang cukup, posisi rumah yang tidak langsung kena sinar matahari, dan lain-lain. Saat terbiasa mengamati, maka wawasanmu akan bertambah banyak.

5. Vlogging

Menjalani hobi vlogging alias video blog juga baik untukmu sebagai mahasiswa arsitektur. Lantas apa hubungannya? Dengan terbiasa nge-vlog, maka kamu bisa berbicara dengan percaya diri di depan kamera dan cuek saja ketika dilihat banyak orang. Kemampuan komunikasi ini sangat baik, karena nanti ketika jadi arsitek profesional, kamu dituntut untuk bisa berbicara kepada klien yang memesan desain rancangan rumah. Kamu juga mampu menyampaikan ide-ide dan juga menjelaskan bahwa keinginan klien bisa dijalankan, asal ada kompromi.

6. Game

Seorang mahasiswa arsitektut boleh sama hobi bermain game. Menjadi gamer bisa jadi hobi yang positif untuk mengendurkan pikiran selepas kuliah. Selain itu, saat main game, desain di dalamnya juga bisa diamati. Kamu jadi tahu bagaimana sebenarnya desain tokoh-tokoh game itu, dan mengamatinya dengan seksama. Kemampuan visualmu jadi semakin baik, dan ini sangat bagus, karena soerang arsitek tentu harus punya mata elang yang tajam.

Saat menjadi mahasiswa arsitektur, maka kamu masih bisa menjalankan berbagai hobi. Hebatnya lagi, hobi itu tidak sekadar jadi pelepas penat, tapi bisa juga untuk mendukung perkuliahan. Misalnya hobi fotografi, animasi, bahkan vlogging dan bermain game. Semua itu bisa membuat kemampuan visualmu makin baik dan mengasah sense of art.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top